Keelektronegatifan

Konsep Dasar

Keelektronegatifan adalah kecenderungan sebuah atom untuk menarik pasangan elektron dalam suatu ikatan.

Jika atom A dan B saling berikatan dan berbagi satu pasang elektron. Keelektronegatifan atom A dan B akan menentukan posisi pasangan elektron tersebut.

 

A dan B memiliki keelektronegatifan yang sama

 

Rendered by QuickLaTeX.com

 

Karena A dan B memiliki keelektronegatifan yang sama, maka pasangan elektron berada di tengah-tengah di antara A dan B

B memiliki keelektronegatifan lebih besar dari A

 

Rendered by QuickLaTeX.com

 

Karena B memiliki keelektronegatifan lebih besar dari A, maka pasangan elektron akan lebih dekat ke B

 

 

KEELEKTRONEGATIFAN

Dalam satu periode

Semakin ke arah kanan, keelektronegatifan akan semakin besar. Hal ini disebabkan semakin ke arah kanan, semakin banyak muatan positif (proton) di dalam inti, sehingga gaya tarik inti terhadap elektron semakin besar. Karena gaya tarik inti semakin besar, maka semakin mudah untuk menarik pasangan elektron.

Golongan VIIIA dikecualikan karena golongan VIIIA sudah dalam kondisi stabil dan tidak membentuk ikatan dengan unsur lainnya.

 

Dalam satu golongan

Semakin ke arah bawah, afinitas elektron akan semakin kecil. Hal ini disebabkan semakin ke arah bawah, radius atom semakin besar sehingga gaya tarik inti semakin kecil. Karena gaya tarik inti semakin kecil, maka semakin sulit untuk menarik pasangan elektron.

 

Nilai keelektronegatifan terbesar dimiliki oleh unsur Fluorine

Kembali ke Keelektronegatifan

Keelektronegatifan