Mol

MOL

 

A. ATOM DAN MOLEKUL

Atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dipisahkan dengan cara kimia biasa.

 

Rendered by QuickLaTeX.com

Atom

 

 

Molekul merupakan gabungan dari beberapa atom. Ada 2 macam molekul, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa. Molekul unsur adalah molekul yang terdiri atas 1 jenis unsur saja, sedangkan molekul senyawa terdiri atas 2 atau lebih unsur berbeda.

 

Rendered by QuickLaTeX.com

Molekul unsur

Molekul yang terdiri dari satu jenis unsur saja

 

 

Rendered by QuickLaTeX.com

Molekul senyawa

Molekul yang terdiri dari 2 atau lebih unsur berbeda

 

Contoh:

Tentukan jumlah atom masing-masing unsur dalam 3 molekul \(\ce{H2O}\).

3 molekul \(\ce{H2O}\) dapat ditulis sebagai \(\ce{3 H2O}\)

Banyaknya atom \(\ce{H}\) = \(3 \times 2 = 6\) atom \(\ce{H}\)

Banyaknya atom \(\ce{O}\) = \(3 \times 1 = 3\) atom \(\ce{O}\)

B. KONSEP MOL

Mol dan jumlah partikel

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \dfrac {\text{N}}{\text{N}_{\text{A}}}}\)

 

N = jumlah partikel (atom atau molekul)

NA = bilangan Avogadro \(6,02 \times 10^{23}\)

Mol dan massa zat

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \dfrac {\text{m}}{\text{Ar}}}\) atau \(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \dfrac {\text{m}}{\text{Mr}}}\)

 

m = massa zat

Ar = massa atom relatif

Mr = massa molekul relatif

 

 

Mol dan volume gas pada kondisi STP 0ºC dan 1 atm

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \dfrac {\text{V}}{22,4}}\)

(Khusus gas)

Mol dan volume gas pada kondisi RTP 25ºC dan 1 atm

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \dfrac {\text{V}}{24,4}}\)

(Khusus gas)

 

 

Mol dan Konsentrasi

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{n} = \text{V} \:.\: \text{M}}\)

M = konsentrasi (molaritas)

Konsentrasi Molar

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{M} = \dfrac {\rho \:.\: \% \:.\: 10}{\text{Mr}}}\)

ρ = massa jenis (gr/mL)

% = persentase massa

C. PERSAMAAN GAS IDEAL

\(\bbox[5px, border: 2px solid red] {\text{P} \:.\: \text{V} = \text{n} \:.\: \text{R} \:.\: \text{T}}\)

 

P = tekanan gas (dalam satuan atm)

1 atm = 76 cmHg

 

V = volume gas (dalam satuan liter)

1 liter = 1 dm³

T = suhu gas (dalam satuan Kelvin)

Kelvin = Celcius + 273

 

n = jumlah mol gas

R = konstanta = 0,082

D. RUMUS EMPIRIS DAN RUMUS SENYAWA

Rumus molekul atau rumus senyawa adalah cara penulisan dari suatu molekul atau senyawa.

Misalnya \(\ce{C4H10, C6H6, NH3}\) dan lain-lain.

 

Rumus empiris adalah bentuk yang disederhanakan dari rumus molekul. Misalnya rumus molekul \(\ce{C4H10}\) memiliki rumus empiris \(\ce{C2H5}\). Kadang rumus empiris suatu senyawa sama dengan rumus molekulnya, karena sudah tidak bisa disederhanakan lagi. Misalnya rumus molekul \(\ce{NH3}\) memiliki rumus empiris \(\ce{NH3}\) juga.

 

Rumus empiris suatu senyawa  pada dasarnya merupakan perbandingan mol antara atom-atomnya. Misalnya pada rumus empiris \(\ce{C2H5}\), maka mol C : mol H = 2 : 5.

 

Rumus struktur adalah gambar yang menunjukkan ikatan antar atom dalam suatu molekul. Sebagai contoh, rumus struktur asam asetat memiliki rumus struktur seperti di bawah ini:

 

 \begin{document}  \chemname {\chemfig{H-C(-[2]H)(-[6]H)-C(=[2]O)- O - H}} {Asam asetat} \end{document}

 

Dari rumus struktur di atas, rumus molekul asam asetat adalah \(\ce{CH3COOH}\) atau \(\ce{C2H4O2}\) dan rumus empirisnya adalah \(\ce{CH2O}\).

MOL

A. Konsep Mol B. Rumus Empiris dan Molekul C. Persiapan Ulangan Kembali ke Modul SMA